Arsip untuk ‘All access to love’ Kategori

Dreams of you

November 20, 2008
Dreams of you

Dreams of you

Menurut Wikipedia, mimpi adalah pengalaman bawah sadar yang melibatkan penglihatan, pendengaran, pikiran, perasaan, atau indra-indra lain dalam tidur, terutama saat tidur yang disertai gerakan mata yang cepat (rapid eye movement/REM sleep).

Kejadian dalam mimpi biasanya mustahil terjadi dalam dunia nyata, dan di luar kuasa pemimpi. Perkecualiannya adalah dalam mimpi yang disebut lucid dreaming. Dalam mimpi demikian, pemimpi menyadari bahwa dia sedang bermimpi saat mimpi tersebut masih berlangsung, dan terkadang mampu mengubah lingkungan dalam mimpinya serta mengendalikan beberapa aspek dalam mimpi tersebut.

Pemimpi juga dapat merasakan emosi ketika bermimpi, misalnya emosi takut dalam mimpi buruk. Ilmu yang mempelajari mimpi disebut oneirologi.

Mimpi itu bisa jadi kenyataan ga ya? Soalnya beberapa hari ini jadi sering mimpiin seseorang, terus mimpinya to be continued gitu deh. (Kaya sinetron aja ada episodenya). Banyak orang bilang mimpi itu bisa jadi suatu pertanda. Mungkinkah itu terjadi?

Ga tau juga sih itu bisa terjadi ato engga, meskipun sebenernya ngarep jadi kenyataan juga deng. Hehehee… Tapi, jadi inget yang Arai (Salah satu tokoh dalam novel “Sang Pemimpi“ dan “Edensor” karya Andrea Hirata), “Bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu“. Semoga Tuhan dapat mengabulkan dan membewa mimpi ini ke dalam kenyataan. Amin…

See you in my next dreams and hope you dreams about me too. :) (Ngarep bangeut…!!!)

Cinta itu…

Juni 16, 2008

cinta itu...Kata pujangga, cinta letaknya di hati. Meskipun tersembunyi, namun getarannya tampak sekali. Ia mampu mempengaruhi pikiran sekaligus mengendalikan tindakan. Sungguh, Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat, dan kemarahan menjadi rahmat. Cintalah yang mampu melunakkan besi, menghancurkan batu karang, membangkitkan yang mati dan meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin. Inilah dasyatnya cinta (Jalaluddin Rumi).Namun hati-hati juga dengan cinta, karena cinta juga dapat membuat orang sehat menjadi sakit, orang gemuk menjadi kurus, orang normal menjadi gila, orang kaya menjadi miskin, raja menjadi budak, jika cintanya itu disambut oleh para pecinta palsu. Cinta yang tidak dilandasi kepada Allah. Itulah para pecinta dunia, harta dan wanita. Dia lupa akan cinta Allah, cinta yang begitu agung, cinta yang murni.

Cinta Allah cinta yang tak bertepi. Jikalau sudah mendapatkan cinta-Nya, dan manisnya bercinta dengan Allah, tak ada lagi keluhan, tak ada lagi tubuh lesu, tak ada tatapan kuyu. Yang ada adalah tatapan optimis menghadapi segala cobaan, dan rintangan dalam hidup ini. Tubuh yang kuat dalam beribadah dan melangkah menggapai cita-cita tertinggi yakni syahid di jalan-Nya.

Tak jarang orang mengaku mencintai Allah, dan sering orang mengatakan mencitai Rasulullah, tapi bagaimana mungkin semua itu diterima Allah tanpa ada bukti yang diberikan, sebagaimana seorang arjuna yang mengembara, menyebarangi lautan yang luas, dan mendaki puncak gunung yang tinggi demi mendapatkan cinta seorang wanita. Bagaimana mungkin menggapai cinta Allah, tapi dalam pikirannya selalu dibayang-bayangi oleh wanita/pria yang dicintai. Tak mungkin dalam satu hati dipenuhi oleh dua cinta. Salah satunya pasti menolak, kecuali cinta yang dilandasi oleh cinta pada-Nya.

Di saat Allah menguji cintanya, dengan memisahkanya dari apa yang membuat dia lalai dalam mengingat Allah, sering orang tak bisa menerimanya.

Di saat Allah memisahkan seorang gadis dari calon suaminya, tak jarang gadis itu langsung lemah dan terbaring sakit. Di saat seorang suami yang istrinya dipanggil menghadap Ilahi, sang suami pun tak punya gairah dalam hidup. Di saat harta yang dimiliki hangus terbakar, banyak orang yang hijrah kerumah sakit jiwa, semua ini adalah bentuk ujian dari Allah, karena Allah ingin melihat seberapa dalam cinta hamba-Nya pada-Nya. Allah menginginkan bukti, namun sering orang pun tak berdaya membuktikannya, justru sering berguguran cintanya pada Allah, disaat Allah menarik secuil nikmat yang dicurahkan-Nya.Itu semua adalah bentuk cinta palsu, dan cinta semu dari seorang makhluk terhadap Khaliknya. Padahal semuanya sudah diatur oleh Allah, rezki, maut, jodoh, dan langkah kita, itu semuanya sudah ada suratannya dari Allah, tinggal bagi kita mengupayakan untuk menjemputnya. Amat merugi manusia yang hanya dilelahkan oleh cinta dunia, mengejar cinta makhluk, memburu harta dengan segala cara, dan enggan menolong orang yang papah. Padahal nasib di akhirat nanti adalah ditentukan oleh dirinya ketika hidup didunia, Bersungguh-sungguh mencintai Allah, ataukah terlena oleh dunia yang fana ini.

Jika cinta kepada selain Allah, melebihi cinta pada Allah, merupakan salah satu penyebab do’a tak terijabah.Bagaimana mungkin Allah mengabulkan permintaan seorang hamba yang merintih menengadah kepada Allah di malam hari, namun ketika siang muncul, dia pun melakukan maksiat.

Bagaimana mungkin do’a seorang gadis ingin mendapatkan seorang laki-laki sholeh terkabulkan, sedang dirinya sendiri belum sholehah.

Bagaimana mungkin do’a seorang hamba yang mendambakan rumah tangga sakinah, sedang dirinya masih diliputi oleh keegoisan sebagai pemimpin rumah tangga..

Bagaimana mungkin seorang ibu mendambakan anak-anak yang sholeh, sementara dirinya disibukkan bekerja di luar rumah sehingga pendidikan anak terabaikan, dan kasih sayang tak dicurahkan.

Bagaimana mungkin keinginan akan bangsa yang bermartabat dapat terwujud, sedangkan diri pribadi belum bisa menjadi contoh teladan

Banyak orang mengaku cinta pada Allah dan Allah hendak menguji cintanya itu. Namun sering orang gagal membuktikan cintanya pada sang Khaliq, karena disebabkan secuil musibah yang ditimpakan padanya. Yakinlah wahai saudaraku kesenangan dan kesusahan adalah bentuk kasih sayang dan cinta Allah kepada hambanya yang beriman…

Dengan kesusahan, Allah hendak memberikan tarbiyah terhadap ruhiyah kita, agar kita sadar bahwa kita sebagai makhluk adalah bersifat lemah, kita tidak bisa berbuat apa-apa kecuali atas izin-Nya. Saat ini tinggal bagi kita membuktikan, dan berjuang keras untuk memperlihatkan cinta kita pada Allah, agar kita terhindar dari cinta palsu.

Dan Allah tidak akan menyia-nyiakan hambanya yang betul-betul berkorban untuk Allah Untuk membuktikan cinta kita pada Allah, ada beberapa hal yang perlu kita persiapkan yaitu:

 

  1. Iman yang kuat
  2. Ikhlas dalam beramal
  3. Mempersiapkan kebaikan Internal dan eksternal. kebaikan internal yaitu berupaya keras untuk melaksanakan ibadah wajib dan sunah. Seperti qiyamulail, shaum sunnah, bacaan Al-qur’an dan haus akan ilmu. Sedangkan kebaikan eksternal adalah buah dari ibadah yang kita lakukan pada Allah, dengan keistiqamahan mengaplikasikannya dalam setiap langkah, dan tarikan nafas disepanjang hidup ini. Dengan demikian InsyaAllah kita akan menggapai cinta dan keridhaan-Nya.

yakinkan aku akan dirinya…

Juni 19, 2007

yakinkan aku akan apa yang ku perbuat,
yakinkan aku bahwa itu benar,
yakinkan aku bahwa itu salah,
jangan yakinkan aku itu di antaranya.

keyakinan yang ku miliki,
keraguan yang ku hindari,
itu kunci dari hidupku,
gerbang dari perjalanan kisahku.

berikan aku kekuatan dalam yakin
berikan aku ketenangan dalam ragu
di balik yakin yang selalu menjauh,
ragu yang terus datang menyapa.

tangisku untuk dirinya,
harapku yang tak kunjung nyata,
hingga yakin pun tersipuh malu,
di depan ragu yang kegirangan.

akankah aku terus begini?
haruskah aku tersenyum? atau…
patutkah aku tuk menangis?
tapi untuk apa? untuk siapa?

hanya yakin yang ku harap,
tuk membuat ragu menangis,
hanya yakin yang seharusnya ada
selimuti hati dari dinginnya ragu.

aku yakin itu! aku yakin itu!
masih ada yang mengharapku yakin,
aku yakin itu! aku yakin itu!
dia selalu ada untuk ku.

begitu pun aku, aku yakin!
aku masih bisa tuk dapatkannya,
aku masih sanggup tuk berjuang
hanya, aku butuh sedikit waktu.

aku butuh waktu tuk renungi
aku butuh sedikit keheningan
waktu untuk mengerti dirimu
mengerti apa yang kau inginkan

aku yakinkan diriku
aku benamkan ragu
aku bulatkan tekadku
hanya untukmu, yang selalu aku tunggu
hanya untukmu yang selalu aku rindu.

by lord verden

Chapman’s Five Emotional Love Languages

Mei 19, 2007

Words of Affirmation
This is when you say how nice your spouse looks, or how great the dinner tasted. These words will also build your mate’s self image and confidence.

Quality Time
Some spouses believe that being together, doing things together and focusing in on one another is the best way to show love. If this is your partner’s love language, turn off the TV now and then and give one another some undivided attention.

Gifts
It is universal in human cultures to give gifts. They don’t have to be expensive to send a powerful message of love. Spouses who forget a birthday or anniversary or who never give gifts to someone who truly enjoys gift giving will find themselves with a spouse who feels neglected and unloved.

Acts of Service
Discovering how you can best do something for your spouse will require time and creativity. These acts of service like vacuuming, hanging a bird feeder, planting a garden, etc., need to be done with joy in order to be perceived as a gift of love.

Physical Touch
Sometimes just stroking your spouse’s back, holding hands, or a peck on the cheek will fulfill this need.

What To Do About You

Mei 19, 2007

do I know you?
sometimes I’m sure I do
at times even better
than you know yourself

other times
I don’t know you
at all

something is happening
I will agree

your words
have caught me up
in something big

and we have made
a real connection here
in a short time

do you know me?
you think you do

you’ve read
some parts of me
those I’ve sheared off
to rhyme
or not rhyme

but is that knowing?

one thing I know
for sure

your wants and desires
scare the hell out of me

and my instincts
tell me to run
and not look back

where do we go
from here?

… what to do about you

Written by CJ Heck